Di Tangan dr. Dian, Nakes hingga Petugas Kebersihan RSBP, Happy di Family Gathering

WARTANESIA – Tawa, canda, dan rasa kebersamaan menyatu di bawah rindangnya alam wisata Libuo, Kecamatan Paguat, Sabtu (13/12/2025). 

Hari itu, Rumah Sakit Bumi Panua (RSBP) Kabupaten Pohuwato tidak sekadar menggelar family gathering, tetapi menghadirkan ruang kehangatan bagi mereka yang selama ini bekerja dalam sunyi—tenaga kesehatan, staf administrasi, petugas keamanan, hingga cleaning service.

banner 468x60

Di balik rutinitas panjang dan tuntutan pelayanan yang tak mengenal waktu, seluruh keluarga besar RSBP akhirnya diberi kesempatan untuk sejenak bernapas, tertawa, dan saling menguatkan.

Kegiatan ini menjadi oase di tengah padatnya tanggung jawab menyelamatkan nyawa dan melayani masyarakat.

Beragam permainan kebersamaan digelar tanpa sekat jabatan. Tidak ada direktur, dokter, perawat, atau petugas kebersihan. Yang ada hanyalah keluarga besar RSBP yang saling menyemangati. 

Hadiah-hadiah sederhana namun penuh makna seperti televisi, telepon genggam, sepeda listrik, hingga hadiah hiburan lainnya menjadi simbol apresiasi atas dedikasi mereka selama ini.

Di bawah kepemimpinan Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSBP, dr. Dian Ikagustina Tambunan, Sp.A, kegiatan ini menjadi bukti bahwa kepemimpinan tidak hanya soal manajemen, tetapi juga tentang empati dan mendengarkan.

dr. Dian mengungkapkan, gagasan family gathering lahir dari suara hati para pegawai yang ia dengar selama hampir dua bulan bertugas di RSBP.

“Banyak yang menyampaikan bahwa kita tidak bisa terus bekerja tanpa jeda. Pikiran juga perlu direlaksasi agar tetap sehat dan produktif,” tuturnya.

Akhir tahun pun dipilih sebagai momen yang tepat untuk merawat kebersamaan. Menariknya, seluruh pembiayaan kegiatan dilakukan secara mandiri oleh pegawai RSBP, tanpa bantuan pihak luar.

“Semua dari kita, untuk kita. Mulai dari konsumsi hingga hadiah berasal dari kontribusi internal. Kegiatan ini juga hanya satu hari, karena pelayanan kepada masyarakat tetap menjadi prioritas,” jelas dr. Dian.

Di saat sebagian pegawai menikmati kebersamaan, sekitar 30 persen petugas tetap siaga di rumah sakit. Pelayanan kesehatan tidak boleh berhenti, bahkan ketika kebahagiaan sedang dirayakan.

“Tidak semua ikut kegiatan ini. Ada rekan-rekan yang tetap bertugas, memastikan masyarakat Pohuwato tetap mendapatkan pelayanan terbaik,” tambahnya.

Lebih dari sekadar rekreasi, family gathering ini menjadi pengingat bahwa pelayanan yang baik lahir dari hati yang bahagia. Ia  berharap, kekompakan dan rasa saling peduli di internal RSBP akan terus tumbuh dan bermuara pada pelayanan yang semakin makasimal dan baik.

“Kami ingin RSBP benar-benar bermanfaat bagi banyak orang. Semuanya dimulai dari kebersamaan, dari rasa saling menyayangi di dalam, agar pelayanan kepada masyarakat bisa diberikan dengan tulus dan sepenuh hati,” pungkasnya.