WARTANESIA.ID – Seorang perempuan di Kabupaten Situbondo terpaksa dievakuasi oleh petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) setelah terperosok ke dalam lubang septic tank sedalam 4 meter.
Peristiwa tersebut sempat menggegerkan warga Desa Awar-Awar, Kecamatan Asembagus, yang berbondong-bondong mendatangi lokasi kejadian. Korban diketahui bernama Nur (45).
Insiden itu terjadi pada Jumat (29/5/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Proses evakuasi berlangsung dramatis dan memerlukan waktu karena petugas sempat menghadapi sejumlah kendala teknis di lapangan.
“Kami langsung mendatangi lokasi kejadian setelah menerima laporan dari masyarakat terkait adanya warga yang terperosok dan membutuhkan evakuasi segera,” ujar Koordinator Pusdalops BPBD Situbondo, Puriyono.
Menurut Puriyono, tim Damkar diterjunkan ke lokasi dengan membawa peralatan pendukung untuk proses penyelamatan. Namun, kondisi fisik korban yang cukup besar sempat menyulitkan petugas saat melakukan evakuasi.
“Memang sempat terkendala kondisi fisik korban yang cukup besar sehingga menyulitkan ruang gerak evakuasi. Namun, setelah menggunakan alternatif pola evakuasi lain, korban akhirnya berhasil diangkat,” jelasnya.
Setelah berhasil dievakuasi dari dalam lubang, Nur langsung dilarikan ke RSUD Asembagus guna mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa nahas itu bermula saat korban membersihkan pekarangan di belakang rumah saudaranya. Ketika sedang membersihkan rumput dan sampah, korban tidak menyadari bahwa dirinya menginjak beton penutup septic tank.
Diduga, kondisi beton yang sudah rapuh tidak mampu menahan beban tubuh korban sehingga penutup septic tank tersebut tiba-tiba ambrol. Akibatnya, Nur terjatuh ke dalam lubang sedalam 4 meter.
Beruntung, korban sempat berteriak meminta pertolongan. Warga sekitar yang mendengar teriakan tersebut segera mendatangi lokasi dan menghubungi petugas pemadam kebakaran untuk melakukan evakuasi.










