WARTANESIA – Semarak bulan suci Ramadan 1447 Hijriah mulai terasa di Kabupaten Pohuwato. Tradisi tahunan yang selalu dinanti masyarakat, Pasar Malam atau Pasar Senggol, dipastikan kembali digelar di Terminal Marisa mulai 3 Maret 2026.
Ketua Panitia Pasar Senggol, Rachmat Pakaya yang akrab disapa Uneng atau Kobra, mengatakan kegiatan tersebut bukan sekadar ajang jual beli, tetapi telah menjadi bagian dari tradisi masyarakat Marisa dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri.
“Pasar Senggol ini adalah kegiatan yang selalu dinanti masyarakat setiap Ramadan. Selain untuk memenuhi kebutuhan lebaran, ini juga menjadi ajang silaturahmi dan penggerak ekonomi warga,” ujar Rachmat, Jumat (27/02/2026).
Pasar Senggol di Terminal Marisa akan diramaikan ratusan pedagang, baik dari dalam maupun luar daerah. Beragam kebutuhan tersedia, mulai dari pakaian muslim dan muslimah, busana anak-anak, perlengkapan ibadah, sepatu dan sandal, aksesori, hingga aneka jajanan khas Ramadan.
Tak hanya itu, pengunjung juga dapat menemukan perlengkapan rumah tangga, kosmetik, mainan anak, serta berbagai kuliner malam yang siap memanjakan selera.
“Suasana pasar yang ramai dan penuh warna diyakini menjadi daya tarik tersendiri, terutama bagi keluarga yang ingin berbelanja sambil menikmati nuansa malam Ramadan,” ungkap Rachmat
Menurut Rachmat, penyelenggaraan Pasar Senggol juga bertujuan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Momentum Ramadan dinilai menjadi waktu yang tepat untuk meningkatkan pendapatan pedagang dan memperkuat perputaran ekonomi lokal.
“Kami ingin memberikan ruang bagi para pelaku UMKM untuk berkembang. Semoga dengan adanya Pasar Senggol ini, perputaran ekonomi di Marisa semakin meningkat dan membawa manfaat bagi banyak orang,” tambahnya.
Panitia, lanjutnya, telah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan keamanan, ketertiban, serta kelancaran arus lalu lintas di sekitar Terminal Marisa selama kegiatan berlangsung.
Ia pun mengajak seluruh pedagang dan pengunjung untuk bersama-sama menjaga kebersihan serta ketertiban demi terciptanya suasana yang aman dan nyaman.
“Mari kita jadikan Pasar Senggol sebagai bagian dari semarak Ramadan yang penuh berkah,” tandasnya.













