WARTANESIA – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Pohuwato pada Selasa, 30 Desember 2025, menyebabkan banjir di sejumlah wilayah. Selain merendam Desa Hulawa, Kecamatan Buntulia, banjir juga mengakibatkan pipa utama air bersih milik Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Molango Pohuwato, putus.
Akibat kejadian tersebut, sekitar 6.000 pelanggan Perumdam Tirta Molango Pohuwato terpaksa tidak mendapatkan suplai air bersih.
Direktur Perumdam Tirta Molango Pohuwato, Kaharudin Yusuf Rahim, mengungkapkan bahwa banjir merusak tiga pipa utama distribusi air bersih.
“Ada tiga pipa yang putus. Dua sudah selesai dikerjakan, tinggal satu lagi. Kami juga dibantu alat berat dari perusahaan Pani Gold Mine,” ujar Kaharudin, Rabu, 31 Desember 2025.
Menurutnya, kerusakan pipa tersebut menjadi penyebab utama terhentinya distribusi air ke ribuan pelanggan di wilayah Pohuwato.
Kaharudin meminta masyarakat pelanggan Perumdam Tirta Molango untuk bersabar. Saat ini, petugas masih bekerja maksimal untuk menyelesaikan perbaikan pipa yang tersisa.
“Estimasi air bisa kembali normal ke pelanggan besok. Insyaallah tidak ada kendala. Kami mohon maaf atas gangguan ini dan berharap pekerjaan dapat segera rampung,” tambahnya.
Pihak Perumdam memastikan akan terus memantau proses perbaikan agar distribusi air bersih di Pohuwato dapat kembali normal secepatnya.










