Lakalantas di Kota Gorontalo, 2 Orang Meninggal Dunia

WARTANESIA – Dua orang meninggal dunia dalam kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) yang terjadi di Jalan Aryo Katili, Kelurahan Paguyaman, Kecamatan Kota Tengah, Kota Gorontalo, pada Kamis (3/4/2025) dini hari.

Korban dalam kecelakaan tersebut adalah RP (21), warga Desa Toto Selatan, Kecamatan Kabila, Kabupaten Bone Bolango, dan RSCHU (32), warga Amurang, Sulawesi Utara.

Keduanya meninggal dunia usai menabrak sebuah mobil minibus dengan nomor polisi DM 1586 AW, yang terparkir di bahu jalan.

Kapolresta Gorontalo Kota, Kombespol Ade Permana, melalui Kasat Lantas AKP Octalya Saka, S.Tr.K, S.I.K, M.Si, menjelaskan bahwa, kecelakaan terjadi pada pukul 04.50 WITA di Jalan Aryo Katili, yang juga dikenal sebagai Jalan Andalas.

Kejadian tersebut dipicu oleh kondisi jalan yang gelap, karena lampu jalan yang sudah tidak menyala.

Menurut keterangan pemilik mobil, kecelakaan terjadi saat dirinya hendak melaksanakan salat Subuh. Tiba-tiba, terdengar suara benturan, dan setelah dicek, sepeda motor Honda Scoopy warna putih dengan nomor polisi DM 2078 M yang dikendarai oleh RP menabrak mobil yang terparkir di bahu jalan depan rumah.

“Akibat tabrakan tersebut, pengendara dan penumpang sepeda motor terpental ke aspal. Penumpang, RSCHU, meninggal di lokasi kejadian, sementara pengendara RP meninggal dunia di rumah sakit,” jelas AKP Octa.

Usai kejadian, pihak Satuan Lalu Lintas Polresta Gorontalo Kota langsung melakukan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara).

Kasat Lantas AKP Octa mengimbau kepada masyarakat untuk selalu memperhitungkan kecepatan, jarak, serta situasi lalu lintas saat berkendara.

“Jangan mengendarai sepeda motor dalam keadaan mengantuk atau di bawah pengaruh alkohol,” imbaunya.

Imbauan ini merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk menciptakan lingkungan lalu lintas yang lebih aman dan tertib. Masyarakat diharapkan dapat mendukung upaya ini dengan meningkatkan kesadaran dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas demi keselamatan bersama. (Wn)