WARTANESIA – Pengguna media sosial di Kabupaten Boalemo dihebohkan dengan beredarnya video diduga money politics (politik uang) yang dilakukan oleh salah satu Paslon Bupati dan Wakil Bupati Boalemo. Tidak hanya di Facebook, video yang memperlihatkan uang dan stiker calon yang diisi di dalam amplop putih tersebut juga tersebar luas melalui aplikasi WhatsApp.
Dalam video berdurasi 11 detik yang diterima wartanesia.id pada Senin (11/10/2024), terlihat seorang warga memperlihatkan sebuah amplop yang berisikan uang Rp 50 ribu dan stiker Paslon, yang diduga dilakukan saat melakukan kampanye di Desa Keramat, Kecamatan Mananggu, Boalemo. Belum diketahui pasti kapan video tersebut direkam.
Dikonfirmasi, Ketua Panwascam Mananggu, Kasdin Potutu mengaku telah menerima laporan dari warga terkait video tersebut.
“Sudah, kita sudah serahkan ke Bawaslu, Laporan Hasil Pengawasan (LHP) nya sudah diserahkan ke Bawaslu,” ungkapnya.
Kasdin juga bilang, pihak Panwascam Mananggu telah melakukan konfirmasi kepada Paslon diduga melakukan money politik tersebut.
“Kami sudah konfirmasi, dan kita sudah tuangkan di LHP dan diserahkan ke Bawaslu. Mungkin Satu atau Dua hari ke depan ini ada rilisnya,” beber Kasdin.
Sementara itu, Ketua Bawaslu Kabupaten Boalemo, Ronal Rampi mengatakan bahwa, pihaknya telah menerima LHP, dan akan segera menindaklanjuti laporan tersebut.
“Kemarin-kemarin sudah diserahkan, sementara kami tindak lanjuti berdasarkan dengan proses ketentuan yang di atur dalam perundang-undangan,” ujar Ronal singkat. (Lan)











