WARTANESIA.ID – Kepolisian Daerah (Polda) Gorontalo menggelar kegiatan safari dakwah bersama Ustaz Abdul Somad (UAS) sebagai upaya memperkuat keimanan dan ketakwaan personel dalam menjalankan tugas kepolisian.
Kedatangan UAS disambut langsung oleh Kapolda Gorontalo, Irjen Pol. Nurworo Danang, bersama jajaran pejabat di lingkungan Polda Gorontalo. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat nilai-nilai spiritual dalam pelaksanaan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Kapolda Gorontalo menegaskan bahwa setiap personel kepolisian harus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menjalankan tanggung jawab dengan penuh kesungguhan.
“Semua tugas yang kita lakukan harus dilandasi dengan keimanan dan ketakwaan, serta dilaksanakan dengan niat ibadah agar setiap kegiatan berjalan dengan lancar,” ungkap Kapolda.
Nurworo Danang juga berharap kegiatan safari dakwah dapat dilaksanakan secara rutin di lingkungan Polda Gorontalo. Menurutnya, penguatan spiritual menjadi salah satu aspek penting dalam membentuk personel yang bertanggung jawab dan berintegritas.
“Keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT sangat diperlukan dalam menjalankan tugas sebagai abdi negara,” tambahnya.
Sementara itu, Ustaz Abdul Somad menyampaikan apresiasi kepada Kapolda dan jajaran Polda Gorontalo atas kesempatan untuk memberikan tausiyah. Ia mengingatkan bahwa anggota kepolisian sebagai aparatur negara memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga perilaku dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
UAS juga mengajak personel kepolisian untuk membiasakan diri mengikuti kegiatan keagamaan, termasuk khataman Al-Qur’an dan membaca Surah Yasin setiap hari Rabu. Menurutnya, kegiatan tersebut dapat membantu memperkuat spiritualitas sekaligus menumbuhkan semangat dalam menjalankan tugas pelayanan publik.
“Kegiatan ini tidak hanya akan membangkitkan semangat religius, tetapi juga memperkuat spiritualitas kita sebagai pelayan masyarakat,” ujarnya.
Melalui safari dakwah tersebut, Polda Gorontalo berharap nilai-nilai keagamaan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam pelaksanaan tugas kepolisian. Penguatan iman diharapkan berjalan seiring dengan peningkatan disiplin, profesionalisme, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Kegiatan ini ditutup dengan harapan agar tausiyah yang disampaikan dapat menjadi pedoman bagi personel dalam menjalankan amanah sebagai anggota Polri. Polda Gorontalo juga diharapkan dapat terus menghadirkan kegiatan pembinaan rohani untuk mendukung pembentukan karakter personel yang berintegritas dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.














