WARTANESIA.ID – Seorang ibu rumah tangga bernama Rostin Pakili (40), yang akrab disapa Otin, warga Desa Motolohu Selatan, Kecamatan Randangan, Kabupaten Pohuwato, dilaporkan hilang oleh suaminya, Karim Ntodio (46), setelah tidak kembali ke rumah sejak Jumat (31/7/2026).
Karim menuturkan, istrinya terakhir kali terlihat meninggalkan rumah sekitar pukul 09.00 Wita. Saat itu, Otin hendak mendampingi anak bungsu mereka yang baru mulai bersekolah di Sekolah Dasar (SD).
“Setahu saya, istri turun dari rumah untuk pergi ke sekolah mendampingi anak bungsu kami karena baru pertama masuk sekolah dan masih membutuhkan pendampingan. Setelah itu, istri saya sudah tidak ada,” ujar Karim kepada WARTANESIA.ID, Senin (3/8/2026).
Karim menjelaskan, saat jam pulang sekolah ia datang menjemput anak dan istrinya. Namun, yang ditemuinya hanya sang anak, sementara Otin sudah tidak berada di lokasi.
“Karena waktu itu dia tidak membawa sepeda motor, hanya berjalan kaki, jadi saya jemput. Tapi saat saya sampai, istri saya sudah tidak ada. Saya sudah mencari ke mana-mana, tapi sampai sekarang belum ditemukan,” katanya.
Merasa khawatir, Karim kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Randangan. Ia juga telah berkoordinasi dengan Babinsa setempat agar pencarian dapat dilakukan lebih luas.
“Sudah saya laporkan ke Polsek, Babinsa juga sudah tahu. Saya berharap istri saya bisa segera ditemukan. Kalau ada yang melihat atau mengetahui keberadaannya, mohon menghubungi saya di nomor 0812-4457-3835,” harapnya.
Selain melapor ke pihak berwajib, Karim juga mengunggah informasi kehilangan istrinya melalui media sosial Facebook. Dalam unggahannya, ia menawarkan imbalan sebesar Rp3 juta bagi siapa saja yang dapat memberikan informasi akurat hingga istrinya ditemukan.
“Minta tolong bagi yang melihat perempuan ini agar menghubungi nomor 081244573835. Namanya Rostin Pakili, biasa dipanggil Otin. Dia warga Randangan, punya suami dan anak. Bagi yang menemukan atau memberikan informasi, saya akan memberikan imbalan uang Rp3 juta. Ini serius, sudah tiga hari turun dari rumah dan belum ada kabar,” tulis Karim dalam unggahannya.
Sementara itu, Kepala Desa Motolohu Selatan, Sirwan Mohi, membenarkan adanya laporan warga yang hilang tersebut.
Menurut Sirwan, pemerintah desa telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk membantu proses pencarian.
“Benar, kami dari pemerintah desa sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian. Suaminya juga sudah lebih dulu membuat laporan resmi,” ujar Sirwan.
Hingga berita ini diterbitkan, keberadaan Rostin Pakili masih belum diketahui. Pihak keluarga berharap masyarakat yang memiliki informasi mengenai keberadaannya dapat segera menghubungi keluarga atau aparat kepolisian terdekat.



