WARTANESIA.ID – Sebuah kapal cepat (speed boat) yang mengangkut 11 wisatawan mancanegara asal Eropa dilaporkan hilang kontak saat berlayar dari Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah, menuju Pelabuhan Marisa, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kapal tersebut bertolak dari Tojo Una-Una sekitar pukul 07.00 WITA dan diperkirakan tiba di Pelabuhan Marisa sekitar pukul 11.00 WITA. Namun hingga berita ini diterbitkan, kapal belum juga tiba di pelabuhan tujuan dan keberadaannya belum diketahui.
Informasi hilangnya kontak dengan kapal tersebut telah diteruskan kepada Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas). Sejumlah pihak dilaporkan telah meminta bantuan agar dilakukan operasi pencarian terhadap kapal beserta seluruh penumpangnya.
Kondisi cuaca di perairan yang menjadi jalur pelayaran dilaporkan sedang kurang bersahabat. Gelombang laut disertai angin kencang diduga menjadi salah satu faktor yang berpotensi menghambat perjalanan kapal.
Adapun 11 wisatawan mancanegara yang berada di dalam kapal tersebut berdasarkan data yang diperoleh, yakni:
* Milan Kasik (4 Januari 1971)
* Rani Permentier (18 November 1995)
* Mathijs Sercu (7 November 1996)
* Jelka Van Driesum (11 Oktober 2009)
* Hinke Van Deer (23 Februari 1970)
* Roeland Van Driesum (7 Juli 1965)
* Age Van Driesum (23 Januari 2008)
* Matthias Prange (20 Februari 1971)
* Celine Josette Menguy (20 Oktober 1973)
* Hector Fabio Prange (16 Februari 2006)
* Ronny Josue Prange (7 Maret 2013)
Hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang mengenai penyebab hilangnya kontak maupun perkembangan operasi pencarian. WARTANESIA.ID akan terus memantau situasi dan memperbarui informasi seiring adanya perkembangan resmi dari instansi terkait.






