WARTANESIA.ID — Pagi itu, Sabtu (29/8/2026) Taman Pemuda Pohuwato bukan sekadar menjadi ruang berkumpul. Tempat tersebut berubah menjadi panggung energi anak muda—tempat para pelajar SMA/SMK sederajat melangkah bersama, beradu pengetahuan, mengasah keberanian dan menunjukkan potensi terbaik mereka.
Semangat itu terasa dalam kegiatan Genzi Beraksi yang digelar di Taman Pemuda Pohuwato. Rangkaian kegiatan diawali dengan jalan sehat. Namun, langkah para peserta tidak berhenti di sana. Semangat kemudian berlanjut dalam sejumlah kompetisi, termasuk Ranking 1 dan Lomba Debat Bahasa Indonesia (LDBI).
Di balik kemeriahan tersebut, ada dukungan Yayasan Rakyat Tunas Indonesia Maju (YR TIM) yang tampil sebagai sponsor utama.
Bagi YR TIM, Genzi Beraksi bukan hanya sebuah agenda seremonial. Lebih dari itu, kegiatan tersebut dipandang sebagai ruang penting untuk memberi kesempatan kepada generasi muda agar berani tampil, berpikir kritis, memperluas wawasan dan menguji kemampuan mereka dalam suasana kompetisi yang sehat.
Koordinator YR TIM, Yunan Ruiba, mengatakan keterlibatan pihaknya lahir dari kepedulian terhadap pendidikan dan masa depan generasi muda Pohuwato.
“Bagi kami, pendidikan dan generasi muda merupakan bagian yang penting untuk diperhatikan. Karena itu, ketika ada kegiatan positif yang memberikan ruang bagi pelajar untuk belajar, berkompetisi dan mengembangkan potensi, tentu kami siap memberikan dukungan,” ujar Yunan.
Menurutnya, generasi muda membutuhkan lebih banyak ruang untuk menunjukkan kemampuan. Sebab, potensi yang dimiliki seorang pelajar tidak selalu lahir dari ruang kelas, tetapi juga tumbuh ketika mereka diberi kesempatan untuk berinteraksi, berkompetisi dan menghadapi tantangan.
Karena itu, kata Yunan, Ranking 1 maupun LDBI dalam Genzi Beraksi memiliki makna lebih dari sekadar perlombaan.
Di sana, para pelajar belajar mengambil keputusan dengan cepat, menyampaikan gagasan, mempertahankan argumentasi, sekaligus membangun kepercayaan diri.
“Harapan kami, kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan dan semakin banyak generasi muda yang terlibat. Kami ingin YR TIM bisa mengambil bagian dalam mendukung kegiatan-kegiatan positif seperti ini,” katanya.
Bagi YR TIM, perhatian kepada masyarakat juga tidak semestinya berhenti pada bantuan sosial. Dukungan terhadap pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia dinilai sebagai bagian penting dari upaya membangun masa depan daerah.
Sebab, pembangunan sebuah daerah tidak hanya berbicara tentang jalan, gedung atau infrastruktur. Ada pembangunan manusia yang jauh lebih panjang dan menentukan.
Anak-anak muda yang hari ini berdiri di panggung kompetisi adalah mereka yang kelak akan mengisi berbagai ruang kehidupan di Pohuwato.
Mereka bisa menjadi pemimpin, profesional, pengusaha, akademisi maupun penggerak masyarakat.
Karena itu, menyiapkan mereka sejak sekarang menjadi investasi yang nilainya jauh melampaui sebuah kegiatan sehari.
“Kalau kita ingin melihat Pohuwato maju ke depan, maka generasi mudanya harus kita siapkan dari sekarang. Salah satu caranya adalah memberikan ruang bagi mereka untuk belajar, berorganisasi, berkompetisi dan mengembangkan kemampuan,” tegas Yunan.
Genzi Beraksi akhirnya bukan hanya tentang siapa yang menjadi juara. Lebih jauh, kegiatan tersebut menjadi tentang keberanian untuk melangkah, keberanian untuk berbicara, keberanian untuk berpikir dan keberanian untuk menunjukkan bahwa generasi muda Pohuwato memiliki potensi besar.
Dari Taman Pemuda Pohuwato, pesan itu terasa jelas: masa depan daerah sedang tumbuh di tangan generasi mudanya.
Dan ketika ruang untuk tumbuh itu dibuka, dukungan dari berbagai pihak seperti YR TIM menjadi bagian penting agar energi positif tersebut tidak berhenti di satu panggung, tetapi terus bergerak menjadi kekuatan baru bagi Pohuwato.


