WARTANESIA.ID – Pada hari Jumat, 2 Oktober 2026, Presiden Prabowo Subianto melantik sejumlah tokoh penting sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) di Istana Kepresidenan.
Salah satu nama yang menarik perhatian adalah Rocky Gerung, seorang komentator politik dan filsuf terkemuka di Indonesia. Pelantikan ini menandai langkah baru dalam kepemimpinan Prabowo, yang berkomitmen untuk menggabungkan berbagai perspektif dalam pengambilan keputusan di tingkat pemerintahan.
Dalam acara pelantikan, Pratikno ditunjuk sebagai ketua Wantimpres, sementara Hatta Rajasa menjabat sebagai wakil ketua. Proses pelantikan berlangsung khidmat, dimulai dengan penandatanganan berita acara oleh Prabowo dan Pratikno. Setelah itu, anggota Wantimpres lainnya dipanggil satu per satu untuk melakukan penandatanganan yang sama.
Rocky Gerung, yang dikenal luas sebagai intelektual publik, maju ke depan untuk menandatangani berita acara tersebut, menegaskan komitmennya dalam memberikan masukan yang konstruktif kepada pemerintah.
Total terdapat 23 tokoh dan pejabat yang dilantik sebagai anggota Wantimpres, mencerminkan keragaman pemikiran dan pengalaman yang diharapkan dapat memperkaya diskusi dan keputusan yang diambil oleh pemerintah.
Rocky Gerung, lahir pada 20 Januari 1959, adalah salah satu pendiri Setara Institute dan pernah menjabat sebagai fellow di Perhimpunan Pendidikan Demokrasi (P2D). Dengan pengalaman mengajar selama 15 tahun di Universitas Indonesia, Gerung diharapkan dapat membawa perspektif akademis dan kritis dalam setiap kebijakan yang akan diusulkan.
Kehadiran Rocky Gerung dalam Wantimpres diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan, terutama dalam konteks penguatan demokrasi dan advokasi hak asasi manusia di Indonesia.
Sebagai seorang intelektual yang sering terlibat dalam diskusi publik, Gerung memiliki kemampuan untuk menyoroti isu-isu penting dan memberikan analisis yang mendalam, yang tentunya akan bermanfaat bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan yang lebih baik.
Pelantikan ini menjadi sorotan publik, mengingat latar belakang Rocky Gerung yang tidak hanya sebagai akademisi tetapi juga sebagai pengamat politik yang tajam.
Dengan posisi barunya, ia diharapkan dapat berperan aktif dalam memberikan masukan yang dapat membantu Presiden Prabowo dalam menjalankan tugasnya dan menciptakan pemerintahan yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.









