WARTANESIA.ID – Sebanyak 150 warga Desa Pone dan masyarakat sekitar Kecamatan Limboto Barat mengikuti kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI yang diselenggarakan Anggota DPD RI/MPR RI Daerah Pemilihan Provinsi Gorontalo, Hi. Syarif Mbuinga, pada Selasa (16/6/2026).
Kegiatan berlangsung pukul 12.00–16.00 WITA di Bukit Proja Resto, Desa Pone, Kecamatan Limboto Barat, Kabupaten Gorontalo.
Sosialisasi ini merupakan bagian dari pelaksanaan tugas konstitusional anggota MPR RI untuk membumikan nilai-nilai kebangsaan kepada masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, peserta diajak memahami dan mengamalkan Empat Pilar MPR RI, yaitu Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 sebagai konstitusi negara, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai bentuk negara, serta Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan negara.
Dalam sambutannya, Hi. Syarif Mbuinga menegaskan bahwa penguatan nilai-nilai kebangsaan menjadi semakin penting di tengah pesatnya perkembangan teknologi, arus informasi, dan dinamika kehidupan sosial.
Menurutnya, pemahaman terhadap Empat Pilar MPR RI merupakan fondasi utama dalam menjaga persatuan, memperkuat karakter bangsa, serta menciptakan kehidupan masyarakat yang harmonis.
“Empat Pilar MPR RI bukan hanya dipahami sebagai konsep, tetapi harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai Pancasila, semangat persatuan, penghormatan terhadap konstitusi, serta sikap saling menghargai dalam keberagaman merupakan modal utama untuk membangun Indonesia yang maju dan tetap bersatu,” ujar Syarif.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga semangat gotong royong, toleransi, dan persaudaraan sebagai wujud nyata pengamalan nilai-nilai kebangsaan.
Menurutnya, masyarakat memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas sosial dan memperkokoh persatuan bangsa, dimulai dari lingkungan keluarga, desa, hingga tingkat nasional.
Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan komunikatif. Sejak awal acara, peserta mengikuti pemaparan materi dengan penuh perhatian. Antusiasme semakin terlihat saat sesi dialog dan tanya jawab, ketika peserta menyampaikan berbagai pertanyaan dan pandangan mengenai implementasi Empat Pilar MPR RI dalam kehidupan bermasyarakat, tantangan menjaga persatuan di era digital, hingga peran generasi muda dalam memperkuat nilai-nilai kebangsaan.
Diskusi berlangsung dinamis dengan keterlibatan aktif peserta dari berbagai kalangan. Selain menyimak materi, warga juga menyampaikan pengalaman, aspirasi, dan harapan terkait pembangunan daerah serta pentingnya memperkuat pendidikan karakter kebangsaan di tengah masyarakat.
Syarif Mbuinga mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, antusiasme warga menunjukkan bahwa kesadaran akan pentingnya wawasan kebangsaan terus tumbuh.
Berbagai aspirasi dan masukan yang disampaikan peserta juga menjadi bahan berharga dalam menjalankan tugas sebagai Anggota DPD RI dan MPR RI.
Kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI ditutup dengan ajakan kepada seluruh peserta untuk menjadi teladan dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila, menjaga persatuan dalam keberagaman, menaati konstitusi, serta memperkuat semangat kebangsaan di lingkungan masing-masing.
Melalui kegiatan ini diharapkan semakin tumbuh masyarakat yang memiliki wawasan kebangsaan yang kuat, cinta tanah air, dan berkomitmen menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.






