Produk Organik Pohuwato Curi Perhatian di PENAS, Investor Mulai Melirik Kerja Sama

WARTANESIA.ID – Pelaksanaan Pekan Nasional (PENAS) berlangsung meriah dengan antusiasme tinggi dari pengunjung maupun kontingen yang datang dari berbagai daerah di Indonesia. Tingginya minat masyarakat terhadap produk pertanian organik menjadi salah satu daya tarik dalam ajang tersebut.

Hal itu disampaikan SAM Manager Area Sulawesi, Maluku, dan Papua, CV Sawerigading Agro Mandiri, usai melihat langsung antusiasme pengunjung di area pameran.

banner 468x60

“Pelaksanaan PENAS sangat ramai dan penuh antusias. Pengunjung maupun kontingen dari seluruh Indonesia memadati lokasi kegiatan,” ujarnya.

Menurutnya, stand Pemerintah Daerah Kabupaten Pohuwato menjadi salah satu yang paling ramai dikunjungi. Banyak pengunjung tertarik melihat berbagai produk pertanian organik yang dipamerkan, terutama karena dihasilkan tanpa penggunaan pupuk kimia.

“Pengunjung membludak di stand Pemda Pohuwato dan sangat antusias melihat hasil pertanian organik tanpa pupuk kimia,” katanya.

Produk yang dipamerkan merupakan hasil budidaya petani jagung dan cabai organik dari Kecamatan Patilanggio, serta beras organik hasil petani di Kecamatan Duhiadaa, tepatnya dari Desa Padengo. Seluruh produk tersebut dibudidayakan dengan sistem pertanian organik tanpa pupuk kimia.

Selain hasil panen, Komunitas Petani Organik binaan CV Sawerigading Agro Mandiri juga memperkenalkan pupuk organik Hormon Gold Organik (HGO) kepada para pengunjung selama pelaksanaan PENAS.

“Komunitas petani organik binaan perusahaan Sawerigading Agro Mandiri memamerkan hasil panen sekaligus pupuk organik Hormon Gold Organik (HGO) selama acara PENAS,” jelasnya.

Memasuki hari terakhir pelaksanaan PENAS, penjualan pupuk organik mengalami peningkatan yang signifikan. Tingginya transaksi tersebut mencerminkan semakin besarnya minat masyarakat terhadap praktik pertanian organik.

“Pada puncak penutupan, pembelian pupuk organik meningkat sangat signifikan,” ungkapnya.

Tak hanya menarik perhatian pengunjung, pameran produk organik Pohuwato juga membuka peluang kerja sama investasi. Sejumlah investor, baik dari daerah maupun Jakarta, datang langsung untuk melihat potensi pengembangan komoditas organik asal Pohuwato.

“Investor lokal maupun dari Jakarta menyatakan ketertarikannya untuk bekerja sama mengembangkan beras organik agar dapat dikemas secara lebih modern dan dipasarkan ke jaringan ritel maupun supermarket,” tutupnya.