WARTANESIA.ID – Nasib Neymar di skuad Brasil untuk Piala Dunia 2026 ternyata belum sepenuhnya aman. Cedera yang kembali menghantam sang bintang membuat peluangnya tampil di turnamen terbesar dunia itu kini berada di ujung tanduk.
Di saat publik Brasil berharap Neymar menjadi motor serangan Selecao, kabar buruk justru datang dari kondisi fisiknya. Setelah resmi masuk skuad Brasil, Neymar mengalami cedera otot tingkat dua pada bagian betis. Situasi ini membuat pelatih Carlo Ancelotti mulai dipusingkan dengan keputusan besar menjelang laga pembuka.
Dilansir Give Me Sport, cedera tersebut diperkirakan membutuhkan waktu pemulihan sekitar dua hingga tiga pekan. Dengan kondisi itu, Neymar hampir dipastikan absen saat Brasil menghadapi Maroko pada laga pembuka Piala Dunia 2026, 14 Juni mendatang.
Bahkan, peluang Neymar tampil melawan Haiti pada 20 Juni juga masih diragukan. Tim medis Brasil kini berpacu dengan waktu demi memulihkan kondisi mantan bintang Barcelona dan PSG tersebut.
Neymar dijadwalkan menjalani perawatan intensif sebelum kembali diperiksa pada 12 Juni 2026 di New Jersey. Namun, waktu yang sangat mepet membuat spekulasi mulai bermunculan.
Sesuai regulasi FIFA, Brasil masih memiliki kesempatan mengganti pemain yang cedera hingga 24 jam sebelum pertandingan pertama dimulai. Artinya, peluang Neymar dicoret dari skuad masih terbuka lebar.
Situasi ini membuat Carlo Ancelotti berada dalam dilema besar. Di satu sisi, Neymar adalah ikon dan pemain berpengalaman yang bisa mengubah jalannya pertandingan. Namun di sisi lain, Brasil juga memiliki banyak opsi pemain muda dan tajam yang siap menggantikan perannya.
Nama-nama seperti Joao Pedro, Gabriel Jesus, Richarlison hingga Antony mulai disebut-sebut sebagai kandidat pengganti jika Neymar gagal pulih tepat waktu.
Hingga kini, Federasi Sepak Bola Brasil (CBF) belum mengambil keputusan untuk mencoret Neymar. Fokus utama mereka masih tertuju pada proses pemulihan sang pemain agar bisa tampil di Piala Dunia.
Namun langkah itu dinilai cukup berisiko. Neymar dikenal memiliki riwayat cedera panjang dalam beberapa tahun terakhir. Bahkan, sejak 2023 ia sudah jarang membela Brasil akibat masalah kebugaran yang terus menghantuinya.
Bukan hanya itu, dalam dua dari tiga edisi Piala Dunia yang pernah diikutinya, Neymar juga mengalami cedera yang mengganggu performanya bersama Selecao.
Kini, publik Brasil hanya bisa berharap sang superstar mampu pulih tepat waktu. Jika tidak, Piala Dunia 2026 bisa saja menjadi panggung tanpa Neymar.







