Munafri Arifuddin Dorong Sinergi Pemerintah dan KAHMI Bangun Kota Makassar

– Wali Kota Makassar menegaskan pentingnya sinergi pemerintah dan KAHMI dalam pembangunan kota. Hal itu disampaikannya saat menghadiri Perayaan Milad ke-60 Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) yang digelar Majelis Daerah di , Sabtu (24/10/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Munafri menyampaikan ucapan selamat atas Milad ke-60 KAHMI. Ia berharap kolaborasi antara pemerintah kota dan organisasi alumni HMI itu terus terjalin, baik melalui dukungan, kritik ilmiah, maupun masukan konstruktif bagi pembangunan Makassar.

banner 468x60

Menurut Munafri, peran KAHMI sebagai mitra strategis pemerintah semakin dibutuhkan di tengah tantangan pembangunan yang kian kompleks. Pemerintah, katanya, tidak dapat bekerja sendiri dan memerlukan dukungan, masukan, serta pemikiran dari berbagai elemen masyarakat, termasuk kalangan akademisi dan cendekiawan yang bergabung dalam KAHMI.

Ia juga menyinggung perkembangan dan kemajuan digital yang semakin memengaruhi kehidupan masyarakat. Kondisi itu dinilainya menuntut pemerintah terus beradaptasi dan memperkuat kolaborasi dalam merumuskan kebijakan pembangunan.

“Maka dari itu, kami membutuhkan KAHMI sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun Kota Makassar yang sama kita cintai ini,” ujarnya.

Munafri pun memberi apresiasi atas kontribusi KAHMI, terutama para alumni HMI yang selama ini mengambil peran di berbagai sektor, termasuk pemerintahan dan birokrasi Kota Makassar. Ia menyebut banyak kader HMI dan KAHMI yang menjadi bagian penting dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan, dan berharap kontribusi tersebut terus diperkuat melalui kolaborasi untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan kota.

“Banyak sekali para kader HMI, KAHMI yang menjadi tulang punggung birokrasi yang setiap hari membantu kami bersama-sama dalam rangka menyelenggarakan proses pemerintahan yang semakin hari tidak mudah untuk kita bisa jalankan,” tuturnya.

Selain di sektor pemerintahan dan birokrasi, Munafri menilai kiprah alumni HMI dan KAHMI juga terlihat di bidang ekonomi hingga kecendekiawanan. Pengalaman dan kapasitas para alumni dinilainya sebagai potensi yang dapat terus dikolaborasikan untuk mendukung pembangunan Makassar.

Karena itu, ia berharap KAHMI terus berkontribusi melalui gagasan dan rekomendasi strategis yang dapat menjadi bahan pertimbangan pemerintah dalam menentukan arah kebijakan pembangunan.

“Kami berharap KAHMI bisa menghadirkan rekomendasi-rekomendasi nyata yang bisa memberikan masukan kepada pemerintah kota dalam membangun tatanan kota yang baik sehingga jalannya pemerintahan bisa berada tetap di jalur yang tepat,” jelasnya.

Munafri menegaskan terbuka terhadap pandangan kritis dari kalangan akademisi dan cendekiawan. Sikap itu disebutnya sebagai bagian dari upaya memperbaiki kualitas kebijakan serta memastikan program pembangunan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Pada momentum Milad ke-60 KAHMI, ia mengajak para senior dan alumni HMI untuk terus membina kader yang masih menempuh pendidikan di perguruan tinggi. Pendampingan dan transfer pengalaman dari para alumni dinilai penting untuk menjaga kesinambungan kaderisasi sekaligus mempersiapkan generasi pemimpin masa depan. Munafri berharap momentum enam dekade KAHMI semakin memperkuat soliditas organisasi dan memperluas kontribusinya sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun Kota Makassar.

Baca berita kami lainnya di