WARTANESIA.ID – Prajurit Kodim 1406/Wajo terus menggelar latihan rutin Pencak Silat Militer (PSM) di Padepokan Induk Makodim 1406/Wajo, Rabu (4/11/2026). Latihan Pencak Silat Militer tersebut menjadi bagian dari upaya pembinaan kemampuan prajurit agar senantiasa memiliki keterampilan, ketangkasan, dan kesiapan dalam menghadapi berbagai dinamika tugas di lapangan.
Pemeliharaan kemampuan melalui latihan yang rutin dan terukur dinilai penting untuk membentuk naluri keprajuritan, meningkatkan kepekaan dalam membaca situasi, sekaligus melatih kemampuan mengambil keputusan dan tindakan secara cepat, tepat, dan terukur ketika berhadapan dengan situasi kritis maupun potensi ancaman.
Di tengah padatnya aktivitas pemantauan wilayah dan pelaksanaan tugas dalam mendukung program pemerintah, kegiatan Pencak Silat Militer tetap dilaksanakan secara berkesinambungan. Kondisi itu menegaskan bahwa pembinaan fisik dan kemampuan bela diri merupakan bagian penting dari kesiapan seorang prajurit dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.
Serma Dery Febrian, Bati Ops Kodim 1406/Wajo yang juga bertindak sebagai pelatih Pencak Silat Militer di Padepokan Induk Makodim, berharap latihan dapat terus berlangsung secara terstruktur, disiplin, dan serius sehingga setiap padepokan mampu melahirkan generasi pesilat yang memiliki kemampuan mumpuni.
“Keterampilan Pencak Silat Militer tidak hanya bermanfaat untuk membela diri, tetapi juga menjadi salah satu bekal penting dalam menunjang kesiapan prajurit ketika menghadapi berbagai kemungkinan penugasan, termasuk tugas operasi,” ujarnya.
“Kami mengimbau seluruh personel agar senantiasa menguasai kemampuan bela diri melalui latihan yang konsisten,” tutur Serma Dery Febrian.
Ia menambahkan, penguasaan kemampuan bela diri menjadi modal penting ketika prajurit dihadapkan pada berbagai kemungkinan penugasan. “Tuntutan tugas ke depan semakin berat. Kita tidak selamanya bertugas di satuan komando teritorial. Apabila negara membutuhkan kita sebagai pasukan, maka kita harus siap menghadapi segala risiko. Oleh karena itu, kemampuan diri harus terus diasah melalui latihan yang efektif dan berkelanjutan,” ujarnya.
Melalui latihan rutin Pencak Silat Militer ini, diharapkan seluruh prajurit Kodim 1406/Wajo memiliki kemampuan bela diri yang semakin baik, mental yang tangguh, serta kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai situasi dan kondisi yang dapat mengancam keselamatan diri, keluarga, maupun keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Kesiapan yang maksimal merupakan hasil dari latihan yang disiplin, tekun, dan berkesinambungan. Semangat itulah yang terus ditanamkan kepada setiap prajurit: NKRI Harga Mati, Kita Bisa karena Terbiasa.












