WARTANESIA – Sebuah kisah haru dan penuh keteladanan datang dari Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara. Seorang pemuda bernama Kevin Silaban memilih tetap menjalankan tugasnya sebagai komandan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat kabupaten dalam upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, Minggu (17/8/2025), meski di saat bersamaan ia tengah dirundung duka mendalam.
Hanya sehari sebelumnya, Sabtu (16/8/2025), ayah Kevin tercinta menghembuskan napas terakhir. Namun di tengah kesedihan yang menyelimuti, Kevin tetap teguh dan tegar mengemban tanggung jawabnya sebagai seorang paskibraka.
Cerita Kevin menyentuh hati banyak orang setelah diunggah oleh akun Ronly Simanullang melalui media sosial. Dalam unggahannya, Ronly menuliskan:
“Namanya Kevin Silaban, dia rela meninggalkan jenazah ayahnya yang baru meninggal kemarin demi tugas yang sangat mulia, yaitu sebagai petugas Paskibra hari ini, Minggu, 17 Agustus 2025, di Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumut.
Dia terpilih sebagai komandan Paskibra Tahun 2025 di Kab. Humbang Hasundutan.
Semoga Kevin bisa melaksanakan tugas mulia ini dengan sebaik-baiknya, walau dalam hatinya ada luka dan pilu yang sangat mendalam.
Semangat untuk ananda Kevin Silaban.”
Unggahan tersebut turut disertai beberapa foto yang menggambarkan momen mengharukan Kevin usai upacara.
Dengan seragam paskibraka lengkap, ia terlihat bergegas pulang dan tersungkur di hadapan jenazah ayahnya.
Dalam salah satu foto, tampak Kevin memberi salam hormat terakhir kepada sang ayah—sebuah gestur penuh hormat dan cinta yang membuat banyak warganet menitikkan air mata.
Kisah Kevin langsung viral dan membanjir dengan dukungan serta doa dari masyarakat. Komentar haru dan dukacita mengalir, seperti yang dituliskan oleh warganet Sonny Manullang:
“RIP… Semangat ya pejuang ganteng. Tercapailah cita-citamu. Lakukanlah tugas dan tanggung jawabmu dengan baik. Diberkati Tuhanlah setiap langkahmu.”
Sementara Erly Silaban menulis: “Turut berdukacita ya dek… Semangatmu luar biasa. Tuhan menguatkanmu ya, ito.”
Hingga berita ini ditulis, unggahan mengenai Kevin telah dibagikan lebih dari 100 kali, dengan lebih dari 150 komentar yang mayoritas mengapresiasi keteguhan dan dedikasi Kevin.
Di tengah duka yang mendalam, Kevin Silaban telah menunjukkan bahwa makna pengabdian dan cinta kepada bangsa bisa datang dari tempat yang paling tulus hati seorang anak yang bahkan di tengah kehilangan, tetap memilih berdiri tegak demi merah putih.








