Kejurprov Catur Gorontalo Digelar, 62 Pecatur Berebut Medali Emas dan Tiket ke Kejurnas

WARTANESIA.ID – Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Gorontalo menggelar Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Catur tingkat Provinsi Gorontalo selama tiga hari, 21–23 Agustus 2026.

Sekretaris Percasi Provinsi Gorontalo, Misran Yusuf, mengatakan Kejurprov kali ini mempertandingkan dua kategori, yakni junior dan senior. Para peserta merupakan pecatur yang telah melalui proses seleksi dari masing-masing kabupaten/kota di Provinsi Gorontalo.

“Untuk kategori senior ada 40 orang, sementara junior 22 orang. Itu hasil seleksi dari masing-masing kabupaten,” ujar Misran, Jumat (21/8/2026).

Dalam Kejurprov tersebut, sebanyak enam medali emas, enam medali perak, dan enam medali perunggu diperebutkan para peserta.

Selain menjadi ajang kompetisi, Kejurprov juga menjadi bagian dari proses seleksi atlet yang akan dipersiapkan menghadapi Kejuaraan Nasional (Kejurnas) yang dijadwalkan berlangsung pada 2 Oktober 2026 di Banten.

Misran menjelaskan, setelah pelaksanaan Kejurprov, Pengprov Percasi Gorontalo akan kembali melakukan seleksi terhadap enam pecatur terbaik. Dari enam atlet tersebut, nantinya akan dipilih tiga pecatur untuk mewakili Provinsi Gorontalo pada ajang Kejurnas.

“Untuk tiga besar senior dan tiga besar junior, seluruh biayanya ditanggung oleh Pengprov Percasi,” jelasnya.

Selain memperebutkan medali, para peserta juga mendapatkan uang pengganti transportasi. Pengprov Percasi Gorontalo turut menyiapkan bonus bagi atlet yang berhasil meraih prestasi.

Catur Beregu Dibuka untuk Umum

Selain kategori junior dan senior, Percasi Gorontalo juga membuka pertandingan catur beregu yang dapat diikuti masyarakat umum.

“Untuk catur beregu ini bukan lagi hasil seleksi. Jadi siapa saja pecatur Gorontalo yang ikut dipersilakan, yang penting berjumlah tiga orang, terdiri dari satu orang master dan dua orang non-master,” kata Misran.

Menurut Misran, peserta terbanyak dalam Kejurprov kali ini berasal dari Kota Gorontalo. Hal tersebut diduga dipengaruhi oleh cukup banyaknya pecatur junior yang berada di wilayah tersebut.

Target Tingkatkan Prestasi

Misran berharap pelaksanaan Kejurprov dapat menjadi momentum untuk meningkatkan pembinaan sekaligus prestasi atlet catur Gorontalo.

Ia menyebut, pada ajang PON sebelumnya, Gorontalo berhasil meraih medali perak pada kategori beregu. Capaian tersebut menjadi salah satu pijakan bagi Percasi Gorontalo untuk menargetkan prestasi yang lebih tinggi.

“Target kami minimal mempertahankan, bahkan lebih bagus lagi mendapatkan medali emas dari semua kategori,” tegasnya.

Misran mengakui target tersebut harus diperjuangkan di tengah kondisi efisiensi. Meski demikian, Pengprov Percasi Gorontalo tetap berharap dukungan dan bantuan dari berbagai pihak agar pembinaan atlet serta prestasi catur Gorontalo dapat terus berkembang.