WARTANESIA.ID – Kepala Staf Kodam (Kasdam) XIII/Merdeka Brigjen TNI Wahyu Eko Purnomo, S.I.P., bertindak sebagai Inspektur Upacara pada Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) Tahun 2026 yang dipusatkan di Lapangan Taruna Remaja Jl. Wolter Monginsidi No.47, Tenda, Kec. Hulonthalangi, Kota Gorontalo, Senin (5/10/2026).
Upacara yang mengusung tema “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur” ini diselenggarakan oleh Korem 133/Nani Wartabone dengan penuh khidmat.
Upacara tersebut dihadiri oleh unsur Forkopimda Provinsi Gorontalo, Danrem 133/Nani Wartabone Brigjen TNI Hardo Sihotang, Asintel Kasdam XIII/Mdk Kolonel Kav Ilham Faisal Siregar, Asops Kasdam XIII/Mdk Kolonel Inf Endik Hendra Sandi, para pejabat utama Korem 133/Nani Wartabone beserta jajaran, tokoh masyarakat, serta ratusan peserta upacara dari berbagai elemen satuan TNI, PNS, dan komponen masyarakat.
Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, dalam amanat tertulisnya yang dibacakan oleh inspektur upacara menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh prajurit dan ASN TNI, di mana pun berada dan bertugas, atas dedikasi, loyalitas, kerja keras, dan pengabdian yang telah diberikan kepada bangsa dan negara.
Panglima TNI menegaskan bahwa kepercayaan tinggi yang diberikan masyarakat merupakan hasil nyata dari pengabdian yang tulus. Kepercayaan tersebut merupakan kehormatan sekaligus amanah yang wajib dijaga. Sejalan dengan hal itu, negara terus memperkuat TNI melalui peningkatan kesejahteraan serta modernisasi alat peralatan pertahanan dan keamanan (alpalhankam).
Namun, seiring dengan makin kuat dan modernnya kemampuan TNI, tanggung jawab yang dipikul pun semakin besar. Penguatan ini harus diimbangi dengan peningkatan kompetensi, kesiapan, dan profesionalisme agar seluruh sumber daya yang dipercayakan dapat dipergunakan secara optimal dan dipertanggungjawabkan dengan sebaik-baiknya.
Menghadapi perubahan lingkungan strategis, ketidakpastian global, dinamika ruang informasi dan kognitif, serta ancaman terhadap keutuhan wilayah, Panglima TNI menginstruksikan agar seluruh jajaran TNI tetap kokoh pada jati dirinya. Momentum HUT ke-81 TNI harus menjadi tonggak dalam memperteguh tekad menjaga persatuan, menegakkan kedaulatan, dan melindungi kekayaan Nusantara.
Secara khusus, Panglima TNI menekankan lima poin utama yang merangkum budaya pengabdian PRIMA untuk dipedomani oleh seluruh prajurit dan ASN TNI:
Profesional: Menguasai tugas dan tanggung jawab, memelihara kemampuan melalui latihan sungguh-sungguh dan realistis, meningkatkan kompetensi, serta melaksanakan tugas dengan taat hukum dan penuh integritas.
Responsif: Peka terhadap perubahan lingkungan tugas, mengenali potensi ancaman sejak dini, serta bertindak cepat, tepat, dan terukur ketika negara dan rakyat membutuhkan.
Integratif: Membangun sinergi dengan seluruh komponen bangsa agar kekuatan TNI menjadi bagian dari kekuatan nasional dalam menjaga stabilitas, mengawal pembangunan, dan mendukung terwujudnya Indonesia yang maju, berdaulat, adil, dan makmur.
Modern: Menguasai alpalhankam dan teknologi, menggunakannya secara optimal dan terintegrasi, serta meningkatkan kemampuan demi menghasilkan daya tangkal dan daya tempur nyata.
Adaptif: Menjadikan setiap penugasan sebagai bahan pembelajaran, mengembangkan inovasi, serta menyesuaikan doktrin, pendidikan, dan latihan dengan perkembangan ancaman.
Mengakhiri amanatnya, Panglima TNI mengajak seluruh keluarga besar TNI untuk senantiasa berdoa memohon petunjuk dan perlindungan Tuhan Yang Maha Esa dalam melanjutkan tugas pengabdian terbaik bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Rangkaian kegiatan Peringatan HUT Ke-81 TNI di Gorontalo ini kemudian ditutup dengan acara syukuran bersama.







