WARTANESIA.ID – Sebuah rumah milik anggota Polri Rikmendi Yasin (40), di Perumahan Mekar Indah, Desa Palopo, Kecamatan Marisa, Kabupaten Pohuwato, mengalami kebakaran pada Rabu (22/7/2026) sekitar pukul 07.50 Wita. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun sejumlah peralatan rumah tangga hangus terbakar.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Pohuwato, Nikson Pakaya, mengatakan pihaknya menerima laporan dari warga terkait kebakaran tersebut dan langsung mengerahkan personel serta armada pemadam ke lokasi.
“Begitu menerima laporan dari warga, personel bersama armada Damkar langsung menuju lokasi untuk melakukan upaya pemadaman. Proses pemadaman berlangsung sekitar satu jam 35 menit hingga api berhasil dipadamkan dan situasi dinyatakan aman,” ujar Nikson.
Berdasarkan keterangan pemilik rumah, peristiwa bermula sekitar pukul 07.40 Wita saat istrinya hendak berangkat bekerja. Saat itu ia melihat kepulan asap keluar dari area dapur. Setelah diperiksa, api diketahui telah membakar regulator tabung gas.
Pemilik rumah kemudian berlari keluar sambil berteriak meminta pertolongan warga. Dalam waktu singkat, api merambat ke sejumlah barang yang mudah terbakar sehingga kobaran api semakin membesar. Warga sekitar sempat berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sebelum petugas Damkar tiba di lokasi.
“Dari hasil wawancara dengan pemilik rumah, dugaan sementara penyebab kebakaran adalah kebocoran pada regulator tabung gas,” jelas Nikson.
Akibat kejadian tersebut, sejumlah barang milik korban mengalami kerusakan, di antaranya satu unit kulkas, dua kipas angin, dua setrika, satu kompor gas, tabung gas ukuran 3 kilogram dan 5 kilogram masing-masing satu unit, peralatan dapur, satu lemari, serta pakaian.
Proses penanggulangan kebakaran dipimpin langsung oleh Provost Damkar, Abdurahman D. Nunu, dengan melibatkan personel Damkar, Satpol PP, Polri, TNI, BPBD, dan Dinas Sosial. Sebanyak 23 personel Damkar diterjunkan, terdiri atas Regu I sebanyak empat personel, Regu II lima personel, Regu III enam personel, serta delapan personel staf.
Sementara itu, aparat kepolisian bersama unsur terkait turut melakukan pengamanan tempat kejadian kebakaran (TKK) selama proses pemadaman berlangsung.
Nikson menambahkan, kondisi armada, peralatan, dan seluruh personel dalam keadaan baik, sementara cuaca saat kejadian dilaporkan gerimis.
“Situasi berhasil dikendalikan dan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Kami mengimbau masyarakat agar selalu memeriksa kondisi regulator dan instalasi tabung gas sebelum meninggalkan rumah guna mencegah kejadian serupa,” tutup Nikson.







