WARTANESIA.ID – Aksi kejahatan yang menyasar agen Brilink di Kabupaten Pohuwato kembali terjadi. Belum genap sepekan setelah perampokan di Agen Brilink Khumaira, Kecamatan Duhiadaa, pelaku kriminal kembali beraksi dengan membobol sebuah agen Brilink Wance sekaligus warung kelontong di Desa Marisa Utara, Kecamatan Marisa, Kamis (6/8/2026) dini hari.
Dalam peristiwa tersebut, uang tunai sekitar Rp40 juta dilaporkan raib dibawa kabur pelaku. Seluruh aksi pencurian terekam kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di dalam warung.
Pemilik Brilink, Ignatius Aini (60), mengatakan pencurian terjadi sekitar pukul 03.29 Wita. Selain menggasak uang tunai, pelaku juga meninggalkan jejak berupa sepasang sandal di lokasi kejadian.
“Kejadiannya sekitar pukul 03.29 Wita. Semua terekam CCTV. Pelaku juga meninggalkan sepasang sandal di dalam warung,” kata Ignatius kepada WARTANESIA.ID, Kamis (6/8/2026).
Sementara itu, istrinya, Wance Malae (40), mengaku tidak menyadari aksi pencurian tersebut karena baru saja tertidur saat pelaku masuk ke dalam warung.
“Saya baru saja tidur. Semua uang di laci sudah hilang. Padahal laci itu berada tepat di dekat kepala saya, tetapi saya sama sekali tidak terbangun. Saya baru sadar setelah ada orang datang membeli tabung gas sekitar pukul 04.30 Wita,” ujarnya.
Berdasarkan rekaman CCTV, korban menduga pelaku berjumlah tiga orang. Satu orang terlihat masuk ke dalam warung, sementara dua orang lainnya diduga berjaga di luar.
“Di rekaman CCTV yang masuk ke dalam satu orang, sedangkan di luar terlihat bayangan dua orang. Jadi kami menduga pelakunya ada tiga orang,” jelas Wance.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp40 juta.
Kasus ini telah dilaporkan ke pihak kepolisian. Petugas yang mendatangi lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengambil sidik jari, serta mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk rekaman CCTV yang diharapkan dapat membantu mengungkap identitas para pelaku.
Peristiwa ini menjadi aksi kejahatan kedua yang menyasar agen Brilink di Kabupaten Pohuwato dalam waktu kurang dari sepekan. Sebelumnya, sebuah agen Brilink di Kecamatan Duhiadaa juga menjadi sasaran perampokan. Polisi kini masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku dan memastikan apakah kedua kejadian tersebut memiliki keterkaitan.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari kepolisian Polres Pohuwato. Upaya konfirmasi belum mendapatkan jawaban.






